Bakal Jadi Pusat Perekonomian Baru, Gubernur Laiskodat Lantik Empat Penjabat Bupati di Besipae

830
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melantik empat Penjabat Bupati di Besipae, Kecamatan Amnuban Selatan, Kabupaten TTS, Sabtu (27/3/2021). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

BESIPAE,SELATANINDONESIA.COM-Momentum bersejarah bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali ditorehkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Besipae, Kecamatan Amnuban Selatan, Kabupaten TTS.

Betapa tidak, acara pelantikan empat Penjabat Bupati di NTT dilakukan di Besipae, Sabtu (27/3/2021). Lokasi yang sempat menjadi perhatian publik lantaran terjadi perlawanan oleh masyarakat terhadap Pemprov NTT ketika beberapa waktu silam Pemprov NTT menertibkan aset seluas ratus hektare tersebut.

Gubernur Laiskodat sengaja menggelar acara pelantikan di kawasan tersebut dengan maksud hendak menunjukan kepada para Penjabat Bupati yang dilantik bahwa Besipae adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru di daratan Timor. 

“Ini pesan yang mau saya sampaikan bahwa kawasan yang indah dan asri ini bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di daratan Timor, selain pesan dari Bapak Mendagri yang wajib dijalankan terkait penanganan Covid-19 hingga ke tingkat RT untuk tetap menegakkan protokol kesehatan,”  sebut Gubernur Laiskodat. 

Selain itu, masalah penting yang harus menjadi perhatian serius adalah menekan angka stunting di Kabupaten masing-masing. “Bapak Presiden menargetkan agar angka stunting secara nasional akan turun pada tahun 2024 pada posisi 14 persen. “Di NTT ketika saya dan Kaka Josef menjabat, jumlah kasus stunting di angka 45 persen, sekarang turun 23 persen. Itu pun harus terus bekerja keras untuk menakan lagi,” juarnya.

Disebutkan Gubernur Laiskodat, jika mimpi menuju NTT Bangkit maka tidak bisa jika angka stunting masih tinggi. “Tugas kita semua terutama para Penjabat Bupati untuk menekan angka pertumbuhan penduduk dari kelompok miskin. Ini bentuk desain untuk menuju kesejahteraan rakyat. Para Bupati, Camat dan Kepala Desa, Lurah agar cek penerima PKH kalau sudah punya dua anak maka berhenti punya anak,” tegasnya.

Gubernur Laiskodat menambahkan, diperkirakan bupati definitif untuk tiga Kabupaten yaitu Belu, Malaka dan Sumba Barat akan dilantik pada 26 April 2021 mendatang. “Sedangkan hitungan saya, Sabu Raijua mungkin agak lama. Sehgga sisa waktu ini dikerjakan dengan baik, dan siapkan segala kebutuhan pembangunan di Kabupaten masing-masing agar ketika bupati devinitif dilantik akan langsung bekerja karena dipersiapkan dengan baik oleh Penjabat Bupati,” sebutnya.

 Ia juga mengingatkan para Sekda Kabupaten agar mempercepat proses tender pada kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat agar secepatnya masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya.

“Para Penjabat Bupati yang dilantik, jangan lagi kampanye di sana, rangkul para kubu yang bertikai saat kampanye termasuk para ASN yang terbelah dukungan saat Pilkada. Cipatakan susana kondusif sehingga Bupati yang dilantik nanti tidak lagi mengurus hal-hal teknis tetapi menjalankan tugas konstitusi untuk kemajuan masyarakat dan NTT,” ujar Gubernur Laiskodat.

Gubernur berpesan kepada para Penjabat Bupati agar bekerja dengan sungguh-sungguh. “Kalau Gubernur bagus dan bupati tidak namkak (kebanyakan melamun) maka saya yakin provinsi ini akan melaju lebih cepat. Tunjukan kepada masyarakat bahwa kalian adalah pasukan Gubernur yang bekerja luar biasa untuk masyarakat. Jangan namkak, terus gerakkan masyarakat untuk kemajuan agar  masyarakat tahu ada kehadairan pemerintah,” tegas Gubernur Laiskodat.

Untuk diketahui, empat Penjabat Bupati yang dilantik diantaranya, Zakarias Moruk Penjabat Bupati Belu, Viktor Manek Penjabat Bupati Malaka, Kosmas D. Lana Penjabat Bupati Sumba Barat dan Doris Rihi Penjabat Bupati Sabu Raijua.

Selain pelantikan empat Penjabat Bupati tersebut, dilakukan juga pelantikan Penjabat Ketua Dekransda untuk empat Kabupaten serta Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK oleh Wakil Ketua Dekranasda dan PKK NTT, Ny. Maria Fransiska Djogo.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi, Wakil Ketua DPRD NTT Christian Mboeik, Sekda NTT Ben Polo Maing, Bupati TTS Epy Tahun, Wakil Bupati TTS Army Konay, serta pimpinan dan anggota DPRD empat Kabupaten. ***Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Gubernur Laiskodat Potong Perjalanan Dinas 6 Bulan Untuk Cegah Covid-19
Center Align Buttons in Bootstrap