Akhir Sengketa 368 Ha Tanah Konay

211
Marthen Konay bersama Kuasa Hukumnya Fransisco Bernando Bessi (duduk) pose bersama sejumlah wartawan di Kupang, Senin (1/02/2021). Foto: Els .

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Seteru keluarga Konay atas tanah seluas 368 Ha di tiga lokasi yaitu Pagar Panjang, Danau Ina dan Pantai Oesapa berakhir sudah. Sengketa berkepanjangan itu akhirnya dimenangkan oleh ahli waris Marthen Konay.

Gugatan Piet Konay terhadap Marthen Konay telah memiliki putusan incrah. Pengadilan Negeri Kupang telah menolak gugatan Piet Konay yang merupakan ahli waris Bartolomeus Konay,” sebut Kuasa Hukum Marthen Konay, Fransisco Bernando Bessi kepada wartawan di Kupang, Senin (1/02/2021). .

Fransisco yang didampingi Marthen Konay menyebutkan, Pengadilan Negeri Kupang menyatakan objek tanah yang disengketakan sah milik Marthen Konay yang merupakan ahli waris Yohanis Konay. Menurutnya, tiga lokasi itu sudah disengketakan sejak tahun 1951.

Baca Juga:  Masuk Sumba Tengah, Wajib Bawa SKS dan Hasil Rapid Test

Obyek tanah itu sudah disengketakan berulang-ulang kali, dan Pengadilan Negeri Kupang menyatakan tanah tersebut adalah sah milik Yohanis Konay, dimana ahli warisnya adalah Marthen Konay,” ujar Fransisco.

Disebutkannya, putusan tersebut menjadi dasar alih waris untuk melakukan penertiban atas bangunan yang ada di lahan tersebut. “Kami menghimbau masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya yang sudah melakukan akad jual beli dengan Piet Konay untuk datang ke posko,” ujarnya.

Fransisco mengatakan, posko dimaksud akan ditempatkan dirumah milik Marthen Konay sebagai alih waris yang sah. “Bagi yang membeli tanah di Piet Konay diharapkan membawa bukti pembelian tanah. Marthen Konay hanya akan memberikan waktu selama 1 bulan untuk melakukan koreksi. Kami juga akan membuka posko di rumah ini, agar masyarakat yang sudah membayar tanah dari Piet Konay, segera datang dan membawa serta bukti-bukti pembelian tanah dari yang bersangkutan,” ujar Fransisco yang beralamat di belakang Pos Polisi Kanaan.

Baca Juga:  Ini Isi Lengkap Pemandangan Umum Fraksi Golkar DPRD NTT yang Menggetarkan Sukma

Marthen Konay saat itu mengatakan, sebelum ada putusan Pengadilan, sudah ada resume pengadilan yang menyatakan obyek tanah milik Yohanis Konay ada 3 obyek. “3 obyek itu diantaranya Danau Ina, Pagar Panjang dan Pantai Oesapa. Pantai Oesapa itu pasar ikan kurang lebih 18 Ha, Danau Ina 100 Ha dan Pagar Panjang 250 Ha. Kalau dijumlahkan semuanya sekitar 368,” sebut Marthen Konay.

Baca Juga:  Tentang Anton Ali, Jaksa Boleh Bernafsu Tetapi Ikuti Prosedur Hukum Acara

Ia menambahkan, tiga obyek taah tersebut ada dalam berita acara eksekusi pada tanggal 15 Maret 1996 dan 8 September 1997. “Bunyi berita acaranya hampir sama,” katanya.

Asal tahu saja, Piet Koenay, cs mengajukan banding dan putusan No 70 tahun 2019 menguatkan putusan PN Kupang. Setelah itu Piet Konay mengajukan kasasi ke MA, kemudian keluar putusan Nomor 1505 tanggal 17 Juni 2020, hasil putusan itu baru diterima pada 19 Januari 2021 juga menolak gugatan Piet Koenay.***Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap