Gubernur Laiskodat Sebut Wali Kota Hebat, Ada Air Mancur

3347
Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi bersama Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pose bersama anggota DPD RI, Hilda Manafe, Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoue, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay, SE, M.Si serta Direktur Umum Bank NTT, Yohanis Landu Praing usai acara Pra Launching Air mancur di Bundaran Tirosa, Minggu (21/12/2020). Foto: PKPK_sny

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore yang telah membangun air mancur di gerbang masuk Kota Kupang tepatnya di Bundara Tirosa.

Apresiasi Gubernur Laiskodat itu disampaikan ketika acara Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur NTT bersama Wali Kota dan para Bupati se Provinsi NTT secara virtual usai puncak perayaan HUT ke 62 Provinsi NTT di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu (20/12/2020). “Semua bupati saat ini saya lihat hebat, Wal Kota hebat karena sudah ada air mancur di Bundaran Tirosa. Semua kita hebat, tetapi mari kita semua agar fokus kepada rakyat mulai tahun 2021,” sebut Gubernur Laiskodat dalam acara Rakor yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi bahwa kerja keras Pemerintah Kota Kupang yang telah bersinergi dengan Bank NTT melakukan inovasi untuk mempercantik wajah ibu kota Provinsi NTT. Wakil Gubernur NTT, Josef Naesoi mengatakan itu ketika Pra Launching Air Mancur Menari di Bundaran Tirosa, Minggu (20/12/2020) malam.

Pre launching air mancur tersebut berkenaan dengan  momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTT ke-62, oleh karena itu Wagub NTT menyampaikan bahwa Pemkot Kupang telah mewujudkan koordinasi dengan semua pihak dalam membangun dan menata Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi NTT dengan melengkapi Bundaran Patung Tirosa dengan air mancur menari dan water screen.

Wakil Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT yang turut serta dalam pembangunan Air Mancur ini, dirinya berharap agar penataan seperti ini tidak hanya di satu tempat saja namun perlu dilakukan pengembangan di tempat lainnya. “Air mancur ini salah satu infrastruktur yang memberikan daya tarik bagi masyarakat dan juga memperindah wajah kota. Saya mengajak semua masyarakat NTT khususnya Kota Kupang agar dapat mendukung pemerintah untuk menjadikan Kota Kupang sebagai kota modern,” sebutnya.

Baca Juga:  Pabrik Pakan Ternak dan Politeknik Pariwisata dari Gubernur untuk Oli Milla di Sumba Tengah

Wagub Nae Soi juga mengaku kagum atas upaya Pemkot dan Bank NTT untuk menyempurnakan Bundaran Tirosa dengan air mancur sebagi ikon. Menurutnya, momentum itu akan tercatat sebagai sejarah baru dalam pembangunan di NTT. Pasalnya, kondisi Kota Kupang yang mirip dengan Ibu Kota DKI Jakarta pada Tahun 1971 saat Gubernur Ali Sadikin meresmikan air mancur di Monumen Nasional, sementara warga DKI Jakarta saat itu dalam kesulitan air, “saya tahu masih banyak masyarakat Kota Kupang yang mengeluh air”, katanya.

Politisi Partai Golkar ini memberi gambaran bahwa air mancur menari Bundaran Tirosa memberikan makna yang komplit, sebab dari atraksi airnya, menunjukkan bahwa warga NTT di kota ini berjalan tanpa melupakan budaya NTT yang kaya akan tarian dari leluhur, sebab tarian adalah bentuk curahan ekspresi semangat. “Mari kita dari NTT tunjukkan kepada Nusantara, bahwa kita di NTT tidak hanya sendiri menari, namun semua akan semangat dengan simbol tariannya,” ujar Wagub.

Sosok patung yang berdiri di atas bundaran tersebut, merupakan wujud semangat warga NTT untuk bekerja keras dan terukur sumber daya manusianya. Di mana patung HR Koroh memegang pacul untuk bekerja, Mantan Gubernur NTT, El Tari memegang anakan tumbuhan, untuk mengajak agar teruslah menanam, tanaman yang bermanfaat untuk kebutuhan hidup, sementara Prof. Dr. WZ. Johannes memegang obor yang menyala, sebagai tanda bahwa semua yang dikerjakan haruslah terukur dengan kualitas pengetahuan. Sehingga sebagai generasi penerus tidak boleh minder, anak muda NTT harus lebih pintar dari yang lain, masyarakat harus bekerja untuk mewujudkan NTT bangkit, NTT  Sejahtera dengan bekerja keras.

Direktur Umum Bank NTT, Yohanis Landu Praing mengatakan, pembangunan Air Mancur Menari ini merupakan kerja sama antara bank NTT dan Pemerintah Kota Kupang. “Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga pembangunan tersebut bisa berjalan baik dan lancer khsusunya Pemprov NTT dan Pemkot Kupang selama ini. Pengerjaan Air Mancur ini belum mencapai 100% dan akan terus dilanjutkan hingga finishing, ini akan menjadi ikon baru bagi masyarakat Kota Kupang, semoga dengan hadirnya Air Mancur ini dapat memperindah wajah Kota Kupang dan menjadi tempat hiburan wisata,” tutur Praing.

Baca Juga:  Gubernur Laiskodat Minta Warga NTT Tidak Boleh Ambil Keuntungan di Saat Bencana

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM. MH mengatakan, air mancur ini merupakan persembahan bagi masyarakat Kota Kupang. Mantan anggota DPR RI ini mengatakan, pencapaian luar biasa ini bukan kekuatan dirinya tapi semua dapat terlaksana atas kerja sama antara Bank NTT dan Pemprov NTT sehingga pada moment HUT ke-62 Provinsi NTT ini Pemerintah Kota Kupang melakukan Pra Launching agar menata Kota Kupang menjadi lebih baik lagi.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur NTT yang selalu memberikan arahan dan tuntunan kepada kami untuk menata kota ini jadi lebih baik, ini akan jadi ikon baru dan menjadi kebanggan, ini hanya salah satu yang dilakukan, pada bulan Desember 2021 yang akan datang masih ada tiga ikon lagi yang akan menghiasi wajah Kota Kupang,” sebut Wali Kota yang akrab disapa Jeriko ini.

Politisi Partai Demokrat ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas semua dukungan dan visi bersama untuk menjadikan Kota Kupang sebagai kota modern, semua yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang ini selurunya demi rakyat, untuk menghadirkan hiburan bagi masyarakat Kota Kupang. “Untuk sementara air mancur ini belum bisa dinikmati secara utuh mengingat masih tingginya penyebaran angka Covid-19, untuk itu masyarakat diminta untuk selalu menaati protokol kesehatan sehingga pada saatnya nanti kita dapat menyaksikan indahnya air mancur ini, tanpa rasa was-was,” tutup Jeriko.

Turut hadir pada acara Pra Launching tersebut, anggota DPD RI, Hilda Manafe, Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoue, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay, SE, M.Si serta Para Pimpinan OPD Lingkup Pemkot Kupang. *PKP_ sny/jm

Baca Juga:  Coop TLM Diharapkan Bangun Relasi dengan Pengusaha Mikro

Editor: Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap