Panwaslu Sumba Timur Siap Tindaklanjuti Cabup yang Keliling TPS Jelang Coblos

3775
Salah satu Calon Bupati Sumba Timur yang melakukan peninjauan sejumlah TPS dan mengajak para petugas penjaga TPS untuk mengancungkan jari menunjukan nomor urut calon.

WAINGAPU, SELATAN INDONESIA.COM – Ketua Panwaslu Kabupaten Sumba Timur, Anwar Engga bakal menindaklanjuti kelakuan salah satu calon bupati Sumba Timur yang jalan keliling di sejumlah TPS di kota Waingapu menjelang hari pencoblosan pada Selasa (8/12/2020) tengah malam.

Entah apa motifasi calon bupati tersebut sehingga tinggal hitungan jam TPS di seluruh Sumba Timur dibuka untuk dilakukan pencoblosan, salah satu calon bupati ini berjalan keliling di sejumlah TPS.

Baca Juga:  Melki Laka Lena dan Lagu “Tanah Airku” bagi PMI di Seluruh Dunia

Marak beredar di media sosial, foto salah seorang calon bupati Sumba Timur tengah memeriksa sejumlah TPS untuk mengecek DPT. Bahkan di TPS 2 Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, calon bupati dan para petugas jaga TPS mengangkat satu jari menunjukan nomor urut calon.

Beredar pula sebuah video yang menampakkan sesorang berambut gondrong yang diduga pengawal pribadi (walpri) dari salah satu calon bupati tengah berdebat dan mengancam seorang pemilik kost-skostan di kampung Panapa, Kelurahan Kemala Putih, Kecamatan Kota Waingapu. Perdebatan itu terjadi lantaran mobil sang calon bupati menghalangi jalan masuk kompleks kost-kostan. “Ketika tuan kost meminta untuk geser mobil malah mereka main bentak-bentak tuan kost yang bernama Charles Lado,” sebut salah satu sumber yang enggan namanya disebut.

Baca Juga:  Warga Kampung Karabuk Solid Menangkan Kobul
Cuplikan video yang beredar luas di media sosail yang mempertontonkan perdebatan antara seseorang yang diduga walpri salah satu calon bupati Sumba Timur dengan warga di Kemala Putih, Selasa (8/12/2020) tengah malam.

Ketua Panwaslu Kabupaten Sumba Timur, Anwar Engga yang dikonfirmasi terkait kelakuan calon bupati tersebut mengatakan, sesuai aturan, seorang calon kepala daerah tidak boleh melakukan hal tersebut.  “Tidak boleh hal ini dilakukan dimasa tenang. Tidak boleh juga ada ajakan memilih paslon tertentu dengan ucapan ataupun simbol,” sebut Anwar Engga melalui pesan WahtsApp, Selasa (8/12/2020) tengah malam.

Baca Juga:  Melki Laka Lena Tebar Sembako untuk Warga di TTU

Anwar mengatakan, Panwaslu akan mengkaji kelakuan calon bupati tersebut. “Akan kita kaji nanti  untuk memastikan  pelanggaran yang dilakukan dengan alat bukti,” sebut Anwar.***Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap