Doni Monardo dan Wagub Nae Soi Serahkan Bantuan untuk Korban Erupsi Ile Lewotolok

70
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI. Doni Monardo bersama Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi dan Bupati Lembata, Eliayaser Yentji Sunur ketika menemui para korban erupsi gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Rabu (2/12/2020). Foto: Biro Humas NTT

LEMBATA,SELATANINDONESIA.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI. Doni Monardo bersama Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi mengunjungi para korban erupsi gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Rabu (2/12/2020). Turut mendampingi  Bupati Lembata, Eliayaser Yentji  Sunur.

Kepala BNPB dan Wagub NTT bersama rombongan melihat langsung  korban bencana Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Halaman Kantor Bupati lama.

Dalam kunjungan itu, Doni Munardo mengatakan, pemerintah hadir bukan sekedar memberikan dukungan bantuan bagi para korban melainkan juga melakukan langkah preventif terhadap adanya korban jiwa sebagai dampak erupsi dimaksud dan bencana non alam yakni Covid-19.

“Kehadiran pemerintah saat ini yakni bukan sekedar mengantisipasi ancaman erupsi Gunung Api saja, tetapi juga dukungan berupa bantuan kebutuhan serta yang lebih penting adalah dilakukanya pemilahan terhadap kelompok rentan yang sangat beresiko lebih berat apabila terpapar Covid-19,” sebut Doni.

Wagub NTT, Josef A. Nae Soi mengatakan, pemimpin mesti merasa sedih manakala rakyatnya sedih serta  bergembira manakala rakyatnya bergembira. Politisi senior partai Golkar itu menyampaikan terimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi dan Kepala BNPB atas dukungannya terhadap masyarakat korban bencana alam di Kabupaten Lembata.

“Terimakasih kepada Bapak Presiden atas dukungannya melalui BNPB yang bersama kita hari ini. Kami datang untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat di sini. Pemerintah bersama stakeholder terkait ingin berbagi rasa terhadap musibah yang menimpa saudaraku semua. Setiap musibah mesti direfleksikan  agar ke depannya kita mesti lebih baik lagi.  Langkah-langkah yang harus kita  lakukan yaitu masa  tanggap darurat, tahap rekonstruksi dan rehabilitasi,” jelas Wagub Nae Soi.

Selanjutnya Wagub Josef menginginkan adanya penanganan dimasa tanggap darurat ini dengan sistem satu komando. “Dimasa tanggap darurat hingga rehabilitasi nanti, kami harapkan adanya satu komando dalam penangananya. Agar segala bantuan dari berbagai pihak dan pelaksanaan setiap kebijakan yang diambil dapat terarah dan tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga:  Wagub Desak Kominfo Percepat Elektronifikasi Administrasi Perkantoran

Pemprov NTT melalui Wagub Nae Soi  juga memberikan bantuan terhadap korban bencana erupsi Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata berupa bantuan logistik yaitu beras, peralatan medis, obat-obatan, biskuit PMT ibu hamil dan balita, makanan anak, makanan siap saji, paket sandang, matras, masker, handsanitiser, cairan disinfektan dan alat semprot, perlengkapan dan kebersihan pribadi kelompok rentan khusus anak, ibu dan lansia.

Turut hadir dalam Kunjungan tersebut Anggota DPR RI Komisi VII, Ali Taher, Kapolda NTT, Irjen (Pol) Lotharia Latif, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Djamaludin Ahmad. *)JosNR

Editor: Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap