Kampanye di Lamboya, Animo Bicara Pariwisata Terintegrasi

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat (Paket Animo) nomor urut 4, Daniel Bili-Timotius T. Rangga

WAIKABUBAK,SELATANINDONESIA.COM – Paket Animo, sandi politik untuk menyebut pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumba Barat, Daniel Billi-Timotius T. Rangga menggelar kampanye perdana di desa Bodo Hulla, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (9/10/2020).

Calon Wakil Bupati Sumba Barat dari Paket Animo, Timotius T. Rangga dengan penuh semangat berbicara tentang pariwisata yang terintegrasi. Paket dengan nomor urut 4 ini bertekad menjadikan pariwisata sebagai leading sektor disamping mayoritas penduduk Sumba Barat yang berprofesi sebagai petani dan peternak.

“Paket Animo melirik pariwisata sebagai sektor yang berpotensi untuk diintegrasikan dengan sektor-sektor lain seperti pertanian, peternakan dan usaha kreatif lain dari masyarakat,” sebut Timo Rangga.

Disebutkan, pariwisata menjadi sektor pendobrak sektor yang selama ini digeluti oleh masyarakat. “Hasil-hasil pertanian dan peternakan serta usaha kreatif diserap untuk memenuhi kebutuhan para penikmat pariwisata,” katanya.

Menurut Timo Ragga, disamping pemerintah fokus pada pengembangan pariwisata, pemerintah juga harus melakukan pemberdayaan sektor pertanian, peternakan dan usaha kreatif lainnya untuk pemenuhan dan mendukung giat pariwisata yang pada akhirnya mendorong bangkitnya ekonomi rakyat.

Untuk melakukan pemberdayaan tersebut, menurut Timo Rangga, Paket Animo bakal memanfaatkan para sarjana yang selama ini menganggur. “Para sarjana ini tidak saja dimanfaatkan sebagai tenaga kontrak daerah, tetapi pemerintah hadir mendorong mereka membangun usaha kreatif sesuai bidang disiplin ilmu mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, secara teknis, pemberdayaan dilakukan dengan cara membantu anggaran kepada para serjana dan mendampingi usahanya, memberikan pelatihan dan mengawasi usaha kreatifnya. “Dengan demikian, mereka akan menjadi suluh terang ditengah masyarakat dalam membangun roda ekonomi,” ujarnya.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat (Paket Animo) nomor urut 4 ketika berkampanye di desa Bodo Hulla, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (9/10/2020). Foto: Andre Kadobo

Selain itu, Timo Rangga juga menekankan betapa pentingnya menjaga dan melestarikan aset dan nilai budaya yang ada, seperti pasola, rumah adat, ritual Wulla Pad’du dan Wulla Nyale serta aset budaya lainnya. “Hal ini dikarenakan kekayaan budaya menjadi brand yang mampu menarik minat wisatawan,” sebut dia.

Baca Juga:  Wagub Nae Soi: Teruslah Produktif tanpa Mengabaikan Protokol Kesehatan

Calon Bupati Sumba Barat, Daniel Bili dalam orasinya mengatakan, Paket Animo sudah menyiapkan konsep yang bergerak dibidang pendidikan untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM), baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan non formal.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Sumba Barat ini mengatakan, mutu SDM yang baik diharapkan menjadi modal untuk mengembangkan potensi yang ada di Sumba Barat dan nantinya bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Daniel juga menghimbau masyarakat Sumba Barat agar berhati-hati memilih pemimpin, karena sekali memilih akan menentukan nasip Sumba Barat lima tahu kedepan.

“Kalau saya dan Pak Timo adalah calon pemimpin yang tidak baik, maka jangan pilih. Karena nasip kita kedepannya menjadi tidak baik. Tetapi, jika kami orang baik yang mampu memimpin Sumba Barat, maka coblos paket Animo nomor urut 4. Baju putih dan rambut putih paling kanan itu sudah dia paket Animo. Jika terpilih, kami tidak akan menyia-nyiakan amanah rakyat ini,” sebut Dan Bili

Terpantau oleh SelatanIndonesia.com, kampanye Paket Animo sangat meriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kedatangan paslon Animo disambut secara adat dan tari-tarian adat. Gema pyawow dan pakallak menjadi bukti antusiasme masyarakat mendukung dan siap memenangkan paket Animo.*)Andre Kadobo

Editor: Laurens Leba Tukan