Melayat Umbu Yadar, Gubernur Laiskodat: Beliau Menyiapkan Tempat untuk Saya di Surga

0
534
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didapingi Bupati Sumba Timur, Gidion Bili Yora dan para staf khusus dan staf ahli serta pimpinan OPD ketika memasuki desa Praimadita, Kecamatan Karera, Kabuaten Sumba Timur, Selasa (8/9/2020). Foto: Adit Wage

KARERA,SELATANINDONESIA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat melanjutkan kunjungan kerjanya di wilayah Selatan Sumba Timur. Mengawalali kunjungan kerjanya di Sumba Timur, gubernur Laiskodat menyempatkan diri melayat jenazah raja Karera, Alm. Umbu Yadar.

“Beliau dulu saya kampanye terakhir di sini beliau yang sambut saya, malamnya kami minum, besoknya saya kampanye dan itu minum terakhir saya dengan beliau. Beliau sudah mendahului kita dan beliau menyiapkan tempat untuk saya di Surga,” sebut Gubernur Laiskodat ketika berbicara di hadapan keluarga besar kerajaan Karera dan perwakilan masyarakat dari tujuh kecamatan di wilayah Selatan di desa Praimadita, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (8/9/2020).

Umbu Yadar adalah tokoh politik NTT asal Sumba Timur yang dikenal dengan pengaruh politik yang kuat di masyarakat. Umbu Yadar mangkat di Surabaya pada tanggal 8 Juli 2019 dan sesuai rencana akan dikebumikan pada tahun 2021 mendatang. “Sesui rencana sebelumnya dikebumikan pada buan Oktober tahun ini, tetapi karena masih pandemic Covid-19 sehingga diundur hingga tahun depan,” ujar Rambu Fani, anak mantu Umbu Yadar kepada SelatanIndonesia.com.

Gubernur Laiskodat saat itu didapingi Bupati Sumba Timur, Gidion Bili Yora dan para staf khusus dan staf ahli serta pimpinan OPD ketika melayat jenazah Alm. Umbu Yadar di desa Praimadita, Kecamatan Karera, Kabuaten Sumba Timur, Selasa (8/9/2020). Foto: Adit Wage

Umbu Raja, putra Umbu Yadar menyebutkan, perhatian Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat luar biasa ketika ayahnya mangkat di Surabaya. “Ketika kami dalam kondisi kesulitan untuk memulangkan jenazah papa, Bapak Gubernur yang membantu kami sehingga dalam waktu sehari, jenazah papah bisa tiba di kampung halaman ini,” ujar Umbu Raja.

Disebutkan, rencana kunjungan kerja Gubernur NTT di wilayah Selatan Sumba Timur sudah diketahui sejak lama oleh para sesepuh dan seluruh keluarga di Karera. “Kami melakukan rapat perdana di tempat ini untuk mempersiapkan kunjungan kerja Pak Gubernur, dan dihadiri oleh perwakilan tokoh masyarakat dari tujuk kecamatan. Dan besar perhatian Pak Gubernur untuk wilayah Selatan Sumba Timur termasuk pembangunan infrastruktur jalan maka kami menilai sungguh besar cinta Gubermur untuk wilayah Selatan sehingga muncul kesepakatan untuk menobatkan Pak Gubernur sebagai Putra Sulung wilayah Selatan,” sebutnya.

Baca Juga:  Honor Forkompimda dan Polemik Dana Hibah di Flotim

Gubernur Laiskodat saat itu didapingi Bupati Sumba Timur, Gidion Bili Yora, Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, para sataf khusus diantaranya Imanuel Blegur, Pius Rengka, Anwar Pua Geno, Bartol Badar, Thony Peudjawang, Staf Ahli Gubernur Bidang Poitik Samuel Pakereng, dan ketua BPPD NTT Rocky Pekudjawang. Juga turut serta para pimpinan OPD diantaranya, Kadis PUPR Maxi Nenabu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Linus Lusi, Kadis Kesehatan Meserasi Ataupah, Kadis Perindag Muhamad Nazir, dan Kepala Biro Humas dan Protokol Marius Ardu Jelamu. ***Laurens Leba Tukan