Uskup Ruteng Apresiasi Inovasi Gubernur Laiskodat

1
526
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ketika menyerahkan Minuman Sopiah untuk Uskup Ruteng, Yang Mulia Mgr. Siprianus Hormat di istana Keuskupan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu (5/9/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

RUTENG,SELATANINDONESIA.COM – Uskup Ruteng, Yang Mulia Mgr. Siprianus Hormat, Pr memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat termasuk memproduksi minuman khas NTT Sopiah.

Apresiasi yang disampaikan Yang Mulia Uskup Ruteng itu diungkapkan ketika Gubernur Laiskodat melakukan silaturahmi di Istana Keuskupan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu (5/9/2020).

“Sebagai pimpinan umat di Keuskupan Ruteng, saya memberikan apresiasi kepada Pak Gubernur yang telah berinovasi dengan memaksimalkan potensi lokal di masyarakat,” sebut Uskup Sipri.

Uskup Ruteng yang saat itu didampingi Yang Mulia Bapa Uskup Emeritus Mgr. Mikhael C. Angkur, OFM  mengatakan, setelah sudah ada ijin untuk edar maka selanjutnya menjadi tugas Kepolisian dan aparat TNI untuk mengawal dan melindungi bahan baku yang disiapkan masyarakat untuk mendukung produktivitas Sopiah.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat itu menyerahkan dua dos Sopiah untuk Uskup Ruteng. “Ini harga per botol Rp 2.500.000 dan para menteri sangat menyukai minuman ini,” sebut Gubernur Laiskodat.

Dijelaskan Gubernur, perusahaan yang mengelola minuman Sopiah di NTT telah mengantongi izin produksi, edar dan eksport sehingga seluruh masyarakat yang menghasilkan bahan baku sopi menjadi bagian dari perusahaan dimaksud.

“Jadi para Pemda tidak harus membuat perda untuk melegalkan sopi, tatapi izin yang dikeluarkan untuk satu perusahaan itu mencakup seluruh masyarakat yang menghasilkan bahan baku,” sebut Gubernur Laiskodat.

Turut serta mendampingi Gubernur NTT, Bupati Manggarai Deno Kamilus, Wakil Bupati Manggarai Viktor Madur, para staf khusus Gubernur diantaranya, Pius Rengka, Anwar Pua Geno, Imanuel Blegur, Nobert Jegalus, Thony Pekudjawa, Rocky Pekudjawa, Thony Djogo dan David Pandie serta Bartol Badar. Hadir juga Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Maxi Nenabu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Ardu Jelamu, serta staf ahli Gubernur NTT Ferdy Kapitan.***Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Bangun Jalan Propinsi di Alor, Laiskodat-Nae Soi Dinilai Pemimpin Konsisten