Bupati Sumba Tengah Bangun Rumah Pastori untuk Tokoh Agama

947
Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu usai peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori 2 Gereja Jemaat Pamalar di desa Umbu Langgang, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu (29/8/2020). Foto: ADC

WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah tidak saja gencar membangun rumah mandiri untuk warga kurang mampu seprti yatim piatu, janda, dan duda tetapi kebijakan Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Paulus S. K. Limu dan Daniel Landa juga membangun rumah untuk para pemimpin umat diantaranya pastor, pendeta, dan haji.

“Karena jabatan mereka sebagai pemimpin umat dan jemaat yang merupakan rakyat Sumba Tengah maka mereka juga harus punya rumah patsori,” sebut Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu usai peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori 2 Gereja Jemaat Pamalar di desa Umbu Langgang, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu (29/8/2020).

Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu ketika meletakan batu pertama pembangunan rumah pastori 2 Gereja Jemaat Pamalar di desa Umbu Langgang, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu (29/8/2020). Foto: ADC

Bupati Paulus mengatakan, hari ini Ketua Majelis Jemaat Gereja Pamalar, Pdt. Fitri Rambu Sabati, S. Th mengundangnya untuk peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori 2 di Gereja Pamalar.

Disebutkan, pembangunan itu merupakan kebijakan Pemerintah Daerah Sumba Tengah karena sesuai hasil pengamatannya sebagian besar rumah para pemimpin umat tidak ada yang terbangun. “Kalau mereka sebagai Pendeta ada rumah pribadi, tetapi sebagai pemimpin umat dalam mendukung tugas pelayanan terhadap jemaat, yang juga adalah rakyat Sumba Tengah maka kebiajakan membangun rumah pastori ini kita ambil, karena kita tidak ingin membebani jemaat,” sebut Bupati Paulus.

Dikatakannya, dalam menjalankan tugas pastoral melayani umat, masih banyak Pendeta dan Pastor yang kost. “Apalagi mereka yang melayani di tempat yang jauh dari tempat tinggalnya. Kalau tidak ada rumah pastori maka bapak, ibu Pendeta dan Pastor harus bolak-balik dalam pelayanan,” ujarnya.

Bupati Paulus mengatakan, pada tahun 2020, pihaknya mengambil kebijakan untuk membangun pastori, dan akan berlanjut sampai 2021 hingga setersunya dengan alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Sumba Tengah. “Ada juga kebijakan anggaran yang bersumber dari APBN. Kalau APBD Kabupaten biayanya sekitar Rp 65 juta, sedangkan dari APBN sebesar Rp 35 juta. Rumah pastori yang kita bangun ini tidak harus dengan type 36, tatapi diperbesar type menjadi 79, dengan catatan biaya tukang ditanggung jemaat, material lokal batu dan kayu ditangung jemaat sehingga ukuran rumahnya menjadi lebih besar,” katanya.

Baca Juga:  Rindu Mengantar Mentan SYL Kembali Tinjau Food Estate di Sumba Tengah

Bupati Paulus mengaharpkan, dengan dibangunnya rumah patsori dan rumah bagi tokoh agama di Sumba Tengah maka dalam menjalankan tugas pelayanan dapat berjalan lancara dan suasana kebatinana dan iman majelis dan para jemaat lebih tergugah sehingga lebih dekat dengan Tuhan.

“Mari kita bersama-sama merajut dan menenun Sumba Tengah dengan penuh cinta demi kemuliaan Allah,” ujar Bupati Paulus.

Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu usai peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori 2 Gereja Jemaat Pamalar di desa Umbu Langgang, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu (29/8/2020). Foto: ADC

Ketua Majelis Jemaat Gereja Pamalar, Pdt. Fitri Rambu Sabati, S.Th saat itu mengatakan, momentum itu tidak saja dilakukan peletakan batu pertama dalam membangun rumah pastori tetapi yang utama adalah meletakan hati untuk kesatuan dan persatuan jemaat Pamala. “Kita bersyukur kepada Tuhan lewat tidakan dan perliaku nyata kita untuk sesama. Dan kami terus mendoakan Bapak Buati dan Wakil Bupati agar segala yang diperbuat untuk kepentingan masyarakat miskin di Sumba Tengah semuanya  dipersembahkan kepada Tuhan,” sebut Pdt. Rambu Sabiti.

Turut hadir dalam acara itu Kepala Desa Umbu Langgang, Martinus Jawa Harang, tokoh masyarakat, serta para jemaat Gereja Pamalar. *)ADC

Editor: Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap