Plan Indonesia Sumbang APD untuk Paramedis Lembata

0
186
Ketua Program Implementation Area Manager Plan Indonesia-Lembata, Erlina Dangu ketika menyerahkan bantuan APD untuk paramedis Lembata yang diterima Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali, Asisten I Setda Lembata dan lima kepala Puskesmas di halaman Kantor Bupati Lembata, Senin (29/6/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Teddi Lagamaking

LEWOLEBA,SELATANINDONESIA.COM– Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) terus menunjukan komitmennya dalam penanganan pandemi Covid-19. Senin, (29/6/2020) Plan Indonesia menyumbang alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis di lima Puskesmas di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Bantuan itu berupa 125 baju hazmat, 125 buah pelindung wajah, 150 masker N95, 50 kotak masker surgical, 125 buah kaca mata google, 25 pasang sepatu boots, 100 kotak handscoen steril, 55 pasang handscoen panjang, 100 buah nurse cup atau penutup kepala.

“Bantuan Plan Indonesia berupa APD ini merupakan bentuk dukungan langsung kepada tenaga kesehatan dan tenaga medis untuk melindungi diri saat bekerja, terutama berhubungan dengan pasien terindikasi Covid-19,” sebut Ketua Program Implementation Area Manager Plan Indonesia-Lembata Erlina Dangu di Kantor Plan Indonesia-Kelurahan Waikomo, Lewoleba, Lembata, Senin (29/6/2020).

Dikatakannya, distribusi bantuan ini juga merupakan kelanjutan dari program tanggap darurat Plan Indonesia saat pandemi Covid-19.

Sebelumnya pada bulan April dan Mei 202, Plan Indonesia telah memberikan bantuan kepada masyarakat secara langsung dengan menyasar anak dan keluarganya yang tinggal di wilayah terpencil.

Bantuan yang telah diberikan berupa ribuan paket alat kebersihan diri bagi masyarakat desa di pedalaman, fasilitas air bersih, paket kebersihan mentstruasi bagi anak dan perempuan, dan ribuan paket sekolah bagi anak-anak dampingan di Lembata.

“Kali ini, kita bantu APD yang diberikan untuk mendukung tenaga kesehatan dan medis dalam melakukan pelayanan bagi masyarakat di Puskesmas,” katanya.

Hingga saat ini tercatat lebih dari 400.000 anak dan orang dewasa sebagai penerima manfaat langsung tanggap darurat Plan Indonesia dalam bentuk penyediaan air bersih dan alat kebersihan, kegiatan promosi kebersihan, perlindungan anak dan memastikan akses pendidikan untuk anak-anak di daerah terpencil.

Baca Juga:  NTT Zona Merah Covid-19, El Asamau Lakukan Swab Kedua

Ia menambahkan, wilayah tanggap Covid-19 dari Plan Indonesia yaitu Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nagekeo, Lembata, Belu, Malaka, Manggarai, Nusa Tenggara Barat di Lombok Barat, Lombok Utara dan Mataram, Sumbawa, DKI Jakarta di 18 kelurahan dan Jawa Tengah.*)Teddi Lagamaking

Editor: Laurens Leba Tukan