Golkar Minta Jauhkan Bank NTT dari Fraud dan Bias Politik, Ini Jawaban Pemprov

0
358
Rapat Paripurna DPRD NTT dengan agenda Tanggapan Gubernur NTT atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Pertanggungjawaban APBD 2019, Senin (29/6/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM   – Pemerintah Provinsi NTT memberikan tanggapan atas pemandangan umum Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi NTT yang menyoroti kinerja Bank NTT. Fraksi Golkar melalui juru bicara Yohanes de Rosari dalam pemandangan umum Fraksi Golkar atas laporan pertangugjawaban APBD 2019 yang disampaikan dalam sidang paripurna pekan silam mendesak agar Bank NTT dijauhkan dari fraud dan bisa politik.

“Bank NTT harus dibebaskan dari campur tangan pihak terkait dan pihak-pihak yang ingin mengail di air keruh dengan mengatasnamakan kekuasaan; dibersihkan dari fraud dan praktek kerja yang penuh dengan konflik kepentingan; dipimpin oleh Dirut yang bersih dan kuat serta diawasi oleh Komut yang bersih, kompeten dan kuat,” sebut De Rosari.

Atas sikap politik Fraksi Partai Golkar itu, Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi dalam tanggapan Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi menyebutkan, Pemerintah menyampaikan terima kasih atas pandangan yang konstruktif dari Fraksi terkait Bank NTT.

“Berkenaan dengan ini dapat dijelaskan bahwa dinamika dalam organisasi termasuk pergantian pengurus, baik Dewan Komisaris dan Direksi masih dalam koridor pencapaian Visi dan Misi Bank NTT. Berbagai permasalahan internal Bank NTT seperti Risiko Kredit, Risiko Operasional, Risiko Hukum atau Risiko Inheren menjadi komitmen manajemen Bank NTT untuk ditindaklanjuti, sedangkan komunikasi Bank NTT dengan berbagai lembaga keuangan lainnya akan menjadi perhatian Pemerintah dalam rangka mendorong Bank NTT menjadi Bank Devisa,” sebut Wagub Nae Soi dalam sidang paripuran DPRD NTT yang dipimpin oleh Wakil Ketua Dr. Inche Sayuna, Senin (29/6/2020).

Wagub Nae Soi menambahkan, optimisme dan keyakinan Fraksi Golkar bahwa Bank NTT akan pulih dan bangkit lagi sebagai The Regional Champion dibalik keprihatinan Fraksi, menjadi komitmen dan energi bersama dalam kemitraan termasuk seluruh unsur manajemen dan karyawan Bank NTT untuk menggapai bersama target ini.

Baca Juga:  Gubernur Laiskodat: Saya Percaya Diri karena punya Bupati dan Walikota yang Bekerja Luar Biasa

“Saat ini bank NTT terus bertumbuh positif. Aset bank NTT per posisi tanggal 22 Juni 2020 mencapai 15,321T, Kredit 10,192T, DPK 11,870T dan Laba 162M,” ujarnya.***Laurens Leba Tukan