Besok Gubernur Laiskodat Gelar Video Conference, ODP Covid-19 di NTT Tembus 495 Orang

1181
Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Dijadwalka besok (Senin, 30 Maret 2020) akan digelar Video Conference Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama para Bupati se NTT dan Walikota Kupang. “Bapak Gubernur ingin memastikan agar penanganan wabah Covid-19 di Provinsi NTT terarah dan terpadu di dalam satu gerak komando,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara Covid-19, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si Marius seperti dalam keterangan tertulis yang diterima SelatanIndonesia.com dari Valeri Guru, Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Minggu malam (29/3/2020).

Marius menjelaskan, selain memastikan penanganan pandemi Covid-19 berjalan terpadu, video conference itu dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang kepastian seluruh infrastruktur pemerintahan di Provinsi NTT dapat dioptimalkan untuk penanganan Covid-19.

Kesempata itu, Marius kembali mengupdate data terkini terkait penanganan Corono Virus Desease (Covid)-19 di Provinsi NTT yang menyebutkan hingga malam ini Orang Dalam Pemantauan (ODP) kasus Covid-19 menembus angka 495 orang.

Baca Juga:  Melki Mekeng: Meski Sudah Vaksin, Tetap Patuh Prokes

“Perlu kami informasikan, hingga malam ini pukul 21.00 wita jumlah ODP Covid-19 sebanyak 495 orang. Siang tadi berjumlah 460 orang. Itu berarti ada tambahan jumlah ODP sebanyak 35 orang,” sebutnya.

Dia merinci Kota Kupang ODP berjumlah 106 orang; yang dinyatakan negatif atau selesai pemantauan 12 orang, sisa 95 sedang karantina mandiri; yang rawat nginap 2 di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang. Kabupaten Lembata berjumlah 22 orang, yang dinyatakan negatif atau selesai pemantauan 4 orang  jumlah 18 yang sedang menjalankan karantina mandiri.

Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) ODP sebanyak 45 orang dan semuanya karantina mandiri. Kabupaten Kupang berjumlah 25 orang; 2 orang sedang rawat nginap di rumah sakit SK Lerik dan rumah sakit Siloam dan ada 23 yang sedang dalam karantina mandiri.

Kabupaten Sikka lanjut Marius, berjumlah 64 orang yang dinyatakan negatif atau selesai pemantauan 20 orang dan jumlah 43 sedang karantina mandiri.

Baca Juga:  Politisi Golkar Moh. Ansor: PCR Mobile Atasi Penumpukan Swab

Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebanyak 26 orang dan semuanya karantina mandiri. Di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 10 orang; rawat nginap 1 orang di rumah sakit Ben Mboi Ruteng; karantina mandiri sebanyak 9 orang.

Kabupaten Flores Timur jumlah 5 dan selesai pemantauan 2 orang 3 sedang karantina mandiri. Kabupaten Malaka 3 orang; 1 orang kini sedang rawat nginap di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang dan 2 orang karantina mandiri.

Di Kabupaten Alor 1 orang dan kini telah dinyatakan negatif atau selesai pemantauan. Kabupaten Sumba Timur jumlah 37 orang; 1 orang sedang rawat nginap di rumah sakit Umbu Rarameha; 4 orang yang dinyatakan negatif atau selesai pemantauan, dan  32 sedang karantina mandiri.

Kabupaten Belu sebanyak 23 orang; 1 orang sedang rawat nginap di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang; dan ada 22 orang yang sedang karantina mandiri.

Di Kabupaten Sumba Barat Daya berjumlah 35 orang dan semuanya sedang karantina mandiri. Di Kabupaten Ende jumlah 5; selesai pemantauan 2 orang dan 3 orang sedang karantina mandiri. Kabupaten Manggarai jumlah 8 orang; 2 orang selesai pemantauan dan 6 orang sedang karantina mandiri.

Baca Juga:  Hugo Kalembu: Jangan Politisasi Pandemi Covid-19

Kabupaten Rote Ndao berjumlah 25, Sumba Tengah sebanyak 7 orang; 3 selesai pemantauan dan 4 sedang dalam karantina mandiri, Kabupaten Ngada jumlah 14, Kabupaten Nagekeo sebanyak 17 orang; 3 orang usai pemantauan; 13 orang sedang karantina mandiri dan 1 orang sedang rawat nginap di rumah sakit TC Hilers Maumere. Kabupaten Sabu Raijua ada 4 orang. Kabupaten TTU 8 orang dan semuanya sedang karantina mandiri. Kabupaten Sumba Barat 5 orang dan semuanya sedang dalam karantina mandiri.

“Sehingga total menjadi 495 ODP. Yang yang dinyatakan negatif atau selesai pemantauan sebanyak 53 orang. Yang sementara dirawat 9 orang dan 432 orang yang sedang karantina mandiri,” jelas Marius dan menegaskan kondisi saat 442 orang. ***Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap