Rote Ndao Deteksi 4 ODP Covid-19

0
321
Bupati Rote Ndao, Ny. Paulina Haning-Bulu dan Wakil Bupati Stefanus M. Saek ketika mengumumkan 4 ODP Covid-19 di Rote Ndao, Minggu (22/3/2020). Foto: Dok. HUmas Rote Ndao

ROTENDAO,SEALATANINDONESIA.COM – Kabupaten Rote Ndao hingga kini tercatat telah mendeteksi empat orang yang terkategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena baru pulang dari daerah yang terkapar covid-19.

Bupati Rote Ndao Ny. Paulina Haning-Bulu kepada wartawan di Rote Ndao, Minggu (22/3/2020) menjelaskan, empat orang di Rote Ndao yang tercatat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) itu akan terus dipantau sesuai protokoler yang sudah ditentukan. “Kita berharap agar tidak akan ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk Kabupaten Rote Ndao,” ujar Bupati Paulina.

Keempat ODP tersebut saat ini sedang dalam perawatan dengan kondisi yang mulai membaik dan diharapkan agar tidak sampai PDP.

Bupati perempuan pertama di NTT ini mengatakan, pemerintah dan seluruh komponen bangsa di Rote Ndao dengan seluruh tenaga dan daya upaya telah dan terus menerus berusaha untuk meningkatkan kesiapan menghadapi  Covid-19 di Rote Nndao. Bahkan katanya, Pemda Rote Ndao telah membentuk Gugus Tugas untuk penangan Covid-19 di Rote Ndao. “Kita juga sudah menerbitkan produk hukum daerah dan protokoler untuk menertibkan semua kita sebagai warga bangsa di Rote Ndao dalam aktivitas keseharian kita dalam mengahadapi covid-19,” katanya.

Bupati Paulina yang saat itu didampingi Wakil Bupati Stefanus M. Saek memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah dan terus bekerja keres untuk memerangi covid-19  di Rote Ndao. “Bagi kita semua yang telah berjuang keras saya memberikan apresiasi besar dan menyeruhkan untuk tetap semangat untuk terus bekerja keras,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh lapisan masyarakat Rote Ndao untuk mentaati perintah dan aturan, yang telah ditetapkan untuk kebaikan dan keselamatan bersama.  “Saya harapkan agar semua kita tetap menjaga kesehatan dengan berperilaku hidup bersih dan sehat dengan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin, makan makanan bergizi berbahan pangan local seperti merungga daun papaya, minum air rebusan sereh, temulawak dan dan jahe serta bawang putih tunggal, serta jahui makanan yang didatangkan dari luar,” katanya.

Baca Juga:  Walikota Jeriko Terima Sertifikat SNI ISO Dari Sucofindo

Bupati Paulina juga melarang masyarakat Rote Ndao untuk mengadakan atau menghadiri pertemaun dengan melibatkan banyak orang, dan jika terpaksa dilakukan maka agar menjaga jarak sejauh 2 meter dari orang lain. “Kumpulan masa dan kebanyakan orang yang tidak jelas tujuannya akan dibubarkan oleh pemerintah melalui aparat keamanan dan penegak hukum,” sebutnya.

Bupati Rote Ndao, Ny. Paulina Haning-Bulu, Wabup Stefanus M. Saek dan Sekda Rote Ndao Jonas M. Selly dan Tim ketika memantau Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Ne’e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain yang disiapkan sebagai tempat isolasi Covid-19, Kamis (19/3/2020). Foto: Dok, Humas Rote Ndao

Dia juga menghimbau kepada masyarakat agar segera memeriksakan diri di rumah sakit atau Puskesmas jika ada gejala demam, batuk pilek dan bersin, dan sakit tenggorokan. Pasalnya, menurut dia semakin awal diperiksakan maka akan semakin besar peluang untuk sembuh. Ia juga mengingatakan, masyarakat untuk melaporkan diri atau orag lain jika baru pulang dari luar Kabupaten Rote Ndao, terlebih dari daerah yang sudah terkapar covid-19.

Bupati Paulian mengingatkan masyarakat agar jangan terpengaruh dan tidak menyebarkan berita dari sumber yang tidak resmi yang dapat menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Karena menurut dia, penyebaran infromasi yang tidak benar atau hoax dan mengahalangi upaya pemerintah untuk mencegah vuris corona akan diproses sesuai peraturan yang berlaku.

“Jika ada hal-hal yang ditanyakan atau untuk memperoleh infromsi mengenai virus corona agar menghubungi Gugus Tugas Covid-19 Rote Ndao dengan menghubungi nomor HP 08122976352 atau 081339809771 dan alamat FaceBook Gugus Tugas Covid-19 Rote Ndao,” katanya.

Bupati Paulia kembali menghimbau masyarakat di Rote Ndao agar tetap tenag dan tidak panik dan selalu patuh pada petunjuk pemerintah. “Mari kita semua kita lawan corona bersama-sama dengan cara terbaik dengan bekerja, belajar dan berdoa dari rumah,” pungkasnya. *)Iffo

Editor: Laurens Leba Tukan