Heboh Ada Corona di Kota Kupang, Ini Penjelasan Direktur RS SK Lerik

1302
Direktur RS SK Lerik, Kota Kupang, dr. Marsiana Halek

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM –  Warga Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak 16 Maret 2020 malam, dihebohkan dengan informasi hoax di jagat maya terkait ada seorang pasien yang terpapar Virus Corona atau Covid-19.

Sontak informasi ini menyebar luas dan membuat panik warga Kota Kupang dan NTT. Pasalnya, informasi itu didukung dengan foto hasil bacaan pemeriksaan Rontgen Thorax pasien dengan kecurigaan atau dugaan medis terinveksi Virus Covid-19 atau Corona.

Baca Juga:  19 Warganya Terpapar Covid, Bupati Rote Ndao Keluarkan Surat Edaran WFH

Dalam keterangan tertulis yang diterima SelatanIndonesia.com Selasa (17/3/2020), Direktur  RS SK Lerik, Kota Kupang, dr. Marsiana Halek memberikan klarifikasi bahwa pasien sudah dirujuk ke RSU W.Z Johanes Kupang untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.  “Tidak benar berita yang beredar saat ini yang menyatakan pasien sudah positif Covid -19 karena masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” sebut Marsiana Halek.

Baca Juga:  Jubir Covid NTT Reaktif Antigen

Dia juga menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pasien tersebur baru diduga terinfeksi Covid-19 dan dikategorikan sebagai pasien dalam pemantauan. “Berdasarkan rapat koordinasi antara tim Kabupaten dan Provinsi, semua informasi tentang covid -19, mulai hari ini melalui satu pintu yaitu Satgas  Covid -19 ditingkat  Provinsi NTT,” katanya.

Baca Juga:  Kado Paskah dari Bank TLM, 26 Kantong Darah dan Plasma Konvalesen

Marsiana Halek juga meminta, agar masyarakat Kota Kupang khususnya dan NTT pada umumnya, tidak cepat panik dengan informasi yang beredar, dan diharapkan untuk lebih selektif atau menyaring setiap informasi yang berkaitan dengan Covid -19, dengan mengedepankan konfirmasi dan koordinasi dengan pihak-pihak yang berkompeten guna mendapatkan informasi yang tepat, benar dan akurat. (*/fatur)

 

Center Align Buttons in Bootstrap