Reses di Flotim, Julie Laiskodat Bakal Cari Investor Bangun Bukit Fatima

1319
Yang Mulia Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr bersama Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat di Taman Doa Bukit Fatima Larantuka, Senin (16/3/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Emanuel Mawar

LARANTUKA,SELATANINDONESIA.COM – Anggota DPR RI dari Partai Nasdem Julie Sutrisno Laiskodat mengatakan akan mencari investor yang bakal bekerja sama dengan Keuskupan Larantuka untuk membangun Taman Doa Bukit Fatima di Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

“Jika kita mengandalkan anggaran dari pemerintah saya rasa tidak mencukupi, maka tugas saya untuk mencari teman-teman investor untuk datang membangun nanti dengan gaya modern dan berbintang lima,” ujar isteri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ketika melakukan reses di Kabupaten Flores Timur, Senin (16/3/2020).

Julie Laiskodat mengatakan, wisata rohani di Larantuka atau Seman Santa yang sudah mendunia harus didukung dengan wisata religi yang lain sehingga wisatawan dari berbagai negara dan berbagai agama datang menikmati keindahan kota Larantuka dan bisa memberikan kenyamanan untuk wisatawan. “Contohnya, saya doyan ke Vatikan meskipun saya Kristen Protestan, tetapi karena di Vatikan memberi kenyamanan dan memberi hikmahnya tersendiri, makanya kita suka ke sana,” katanya.

Pencinta mode dan tenun ikat NTT ini mengatakan, untuk membangun Taman Doa Bukit Fatima butuh semangat kerja keroyokan antara pihak keuskupan, pemerintah dan investor. “Kepada panitia saya minta agar pembiayaan keluar melalui satu pintu. Sumber uang dari mana saja tetap bermuara pada satu pos yakni panitia pembangunan. Dan kita percayakan kepada pihak keuskupan untuk mengelola keuangan karena mereka adalah wakil dari Tuhan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” sebutnya.

Dalam pertemuannya dengan Yang Mulia Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr bersama jajaran panitia pembangunan di Duta Caffe Larantuka, Julie Laiskodat menyepakti bakal dibangu dua jenis bangunan yaitu bangunan komersial dan non komersial. “Bangunan komersial itu diantaraya hotel, dan restoran untuk mendukung wisata religi dan bangunan non komersial yakni, pastoran, biara susteran, dan ada pembangunan rumah ret-ret,” ujar Julie.

Baca Juga:  Pertama di NTT Asgard Akademi Hadir, Digemari Gamers Milenial
Taman Doa Maria Bukit Fatima di Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Foto: SelatanIndonesia.com/Emanuel Mawar

Julie Laiskodat menjelaskan, meski dirinya berada pada Komisi IV DPR RI  yang membidangi Peternakan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan serta Lingkungan Hidup, namun ia memiliki banyak relasi untuk bisa membantu pembangunan Taman Doa Bukit Fatima Larantuka.

Kesempatan itu, Yang Mulia Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr menyampaikan  rasa syukur karena pembangunan taman doa ini didukung penuh oleh Julie Laiskodat. “Mulai dengan desaign dibantu oleh ibu Julie dan dengan desaign itu panitia mulai merancang titik-titik pembangunan. Kami berterimakasih kepada Ibu Julie karena dukungan penuh ini pasti taman doa Maria Bukit Fatima ini berjalan sesuai yang kita harapkan,” ujar Uskup Fransiskus. *)Emanuel Mawar

Editor: Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap