Muhammad Ansor Pimpin Rakor Persiapan UNBK Bersama PLN dan Telkom

0
255
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Mohammad Ansor bersama Kadis Dikbud NTT Menyamin Lola ketika memimpin Rakor Persiapan UNBK di Aula Dinas Dikbud NTT, Selasa (10/3/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Vian Kewohon

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT H. Muhammad Ansor memimpin rapat koordinasi dengan mitra komisi diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, PLN Wilayah NTT, dan Telkomsel Wilayah NTT.

Rapat yang digelar Selasa (10/3/2020) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT itu bertujuan untuk mengecek persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terutama SMK yang akan  dimulai pada 16-18 Maret 2020.

“Sebagai Pimpinan Komisi V DPRD Provinsi NTT dalam menjalankan fungsi pengawasan, kita bersama mitra berkoordinasi untuk melencarkan persiapan penyelenggaraan UNBK di tiap-tiap SMA dan SMK se NTT,” ujar Mohammad Ansor.

Politisi senior Partai Golkar NTT ini menegaskan, pihak PLN Wilayah NTT agar menyalakan listrik selama 24 jam sepanjang berlangsungnya UNBK. “Juga kepada pihak Telkomsel untuk menjamin agar jaringan internet harus tetap stabil saat penyelenggaraan UNBK,” katanya.

Foto bersama usai Rapat Koordinasi Persiapan UNBK di NTT yang dimpimpin Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Mohammad Ansor di Aula Dinas Dikbud NTT, Selasa (10/3/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Vian Kewohon

Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Drs. Benyamin Lola, M. Pd kepada SelatanIndonesia.com mengatakan, pihaknya sebagai penanggung jawab pelaksanaan UNBK di NTT pada tahun 2020, telah siap. “Kesiapan kami selaku penanggungjawab untuk pelaksanaan UNBK baik dari sisi persiapan mutu pendidikan melalui try out, bimbingan belajar melalui simulasi dan kesiapan guru dan tenaga kependidikan di NTT,” katanya.

Untuk diketahui, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi V DPRD NTT bersama Dikbud NTT, LPM NTT, Bank NTT, GM PLN NTT dan PT. Telkom di Ruang Kelimutu DPRD NTT pada Rabu (5/2/2020) silam, ditemukan fakta bahwa dari 877 SMA/SMK yang tersebar di seluruh Provinsi NTT tercatat sebanyak 308 SMA/SMK belum memiliki jaringan listrik dan internet. Dari total jumlah tersebut terperinci ada 151 sekolah belum memiliki jaringan listrik dan 117 sekolah ynag belum memiliki jaringan internet.

Baca Juga:  Bupati EPY Tahun Buka Lomba MTQ Tingkat Kabupaten TTS
Rapat Koordinasi Persiapan UNBK di NTT yang dimpimpin Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Mohammad Ansor di Aula Dinas Dikbud NTT, Selasa (10/3/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Vian Kewohon

Senior Manager Teknik PT. PLN Wilayah Cabang Kupang I Putu Sudarsa saat itu mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk mendukung kesuksesan dan kelancaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).  PLN kata dia, telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung diantaranya 1 unit posko induk, 4 posko utama dan 19 posko unit yang tersebar di beberapa titik di NTT dengan fasilitas lainnya seperti 55 unit mobil, 75 unit motor,  UGB 14 unit,  UPS 2 unit, genset dan mobil crane.

Sedangkan PT. Telkom wilayah NTT telah mendata dan jumlah sekolah dan lokasinya yang belum tersambung dengan jaringan internet. )*Vian Kewohon

Editor: Laurens Leba Tukan